Diskusi Konsep Dasar Psikologis Keterampilan Berbahasa Produktif

Jika anda telah membaca resume yang disampaikan oleh Badi’atul Munawaroh,Fatia Nur Farihah, Muhammad Mansur, dan Salma, dalam diskusi setema, anda bisa bandingkan dengan hasil resume yang telah dibuat oleh Nonong Muslim dan Edi Ichwanun Muslim sebagai berikut.

Pengertian Psikologi Pendidikan

Menurut arti harfiah dari Psikologi sering diterjemahkan menjadi ilmu jiwa. Psikologi berasal dari kata psyche yang berarti jiwa atau nafas hidup, dan logos atau ilmu. Jadi secara rincian huruf sikologi bias disebut sebagai ilmu yang mempelajari kejiwaan. Yang objek kajian psikologi adalah sesuatu yang tidak kelihatan atau abstrak yang berada di dalam diri manusia. Segala sesuatu yang kelihatan, yang bersifat jasmaniah pada diri manusia tidak dipersoalkan oleh ilmu psikologi.[1]

Di sumber lain Psikologi dipandang sebagai ilmu yang ingin mempelajari manusia sebagai suatu kesatuan yang bulat antara jasmani dan rohani. Manusia sebagai individu. S.S. Woodworth memberti batasan tentang psikologi sebagai berikut:

Pendidikan berasal dari kata didik, lalu kata ini mendapatkan awalan kata me sehingga menjadi mendidik yang artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntutan dan pimpinan mengenai akhlah/ prilaku dan kecerdasan pikiran.[2] Sedangkan pendidikan adalah proses pertumbuhan yang berlangsung melalui tindakan-tindakan belajar (Whiterington, 1982:10). Dari batasan di atas terlihat adanya kaitan yang sangat kuat antara psikologi pendidikan dengan tindakan.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup psikologi pendidikan menurut Good & Broopy ( 1997 ). (1). Hubungan antara psikologi dengan guru dan manajemen kelas : Perkembangan dan sosialisasi anak kepemimpinan dan dinamika kelompok, modelling, reward, punishment, extinction. Hasil-hasil penelitian manajemen kelas, persiapan dan pelaksanaan pengajaran yang baik. (2) Evaluasi dalam belajar : pengertian, macam, cara menyusun, prosedur penilaian, monitoring kemajuan siswa, validiras dan realibilitas penggunaan statistik dalam pengolahan hasil tes.

Manfaat

Menurut Moh Surya ( 1972 ), yaitu untuk membantu para guru dalam mengembangkan pemahaman yang lebih baik mengenai pendidikan dan profesinya. Menurut Chaplin ( 1972 ), adalah untuk membantu memecahkan masalah yang terdapat dalam dunia pendidikan yang meliputi guru, siswa, materi, metode, dalam masalah belajar mengajar Terdapat beberapa macam-macam kegiatan yang memerlukan prinsip psikologis diantaranya, Seleksi penerimaan siswa baru, Perencanaan pendidikan, Pelayanan bimbingan dan konseling dan Evaluasi belajar.

Produktif

Pengertian Produktif

Produktif adalah sikap aktif dari manusia dalam menghasilkan sesuatu yang telah diperolehnya. Produktifitas manusia dihasilkan dari kepribadian manusia yang sehat dan hasil yang diperoleh bersifat objektif.

Keterampilan Produktif

Dalam melakukan interaksi komunikasi, manusia tidak bisa terlepas dari komunikasi lisan dan tulisan. Dilihat dari segi aktivitas, ketrampilan komunikasi terbagi menjadi dua yaitu ketrampilan reseptif (Membaca dan mendengar) dan ketrampilan produktif ( bicara dan menulis).

—————————————————-

[1] M. Ngalim Purwanto, Psikologi Pendidikan, V, Remaja Rosda Offset, Bandung, hlm.1.

[2] Kamus Bahasa Indonesia, 1991:232.

Anda belum membaca tulisan Badi’atul Munawaroh,Fatia Nur Farihah, Muhammad Mansur, dan Salma tentang Keterapmilan Berbahasa Produktif? Silahkan KLIK DI SINI.

8 Replies to “Diskusi Konsep Dasar Psikologis Keterampilan Berbahasa Produktif”

  1. dalam makalah, anda cuma menjelaskan apa itu psikologi? dan apa itu pendidikan?

    pertanyaannya adalah apa psikologi pendidikan itu? soalnya saya belum bisa menangkap makna sebenarnya dari kata itu dalam makalah anda!!!

  2. @Nurabidin: Tepat sekali mas! nah, mas Nonong Muslim dan Edi Ichwanun Muslim, anda sbg pemakalah bertanggung jawab untuk memberikan penjelasan dr pertanyaaan mas NurAbidin… 😉

    1. mas @M. Zakki Amrullah, dr sudut pandang lingkupnya, pendidikan itu terbagi dlm tataran makro (luas, aksiomatik, level negara smp distrik), messo (level kelembagaan) & mikro (level kelas). Dg demikian, belajar dan pembelajaran ada di level mikro. Nah, skrg anda bisa menebak sendiri, bgm perbedaannya… salam sukses 😉

    1. Sama saja, hanya saja, sajian teori psikologi pendidikan lebih cenderung kpd hal-hal yg filosofis, aksioma dan kebijakan umum, sdgkan psikologi belajar lebih pd hal-hal yg teknis & intruksional

  3. nur abidin@Psikologi Pendidikan adalah ilmu yang mempelajari bagaimana manusia belajar dalam pendidikan pengaturan, efektivitas intervensi pendidikan, psikologi pengajaran, dan psikologi sosial dari sekolah sebagai organisasi. Psikologi pendidikan berkaitan dengan bagaimana siswa belajar dan berkembang, dan sering terfokus pada sub kelompok seperti berbakat anak-anak dan mereka yang tunduk pada khusus penyandang cacat .
    Menurut Muhibin Syah (2002), psikologi pendidikan adalah sebuah disiplin psikologi yang menyelidiki masalah psikologis yang terjadi dalam dunia pendidikan. Sedangkan menurut ensiklopedia amerika, Psikologi pendidikan adalah ilmu yang lebih berprinsip dalam proses pengajaran yang terlibat dengan penemuan – penemuan dan menerapkan prinsip – prinsip dan cara untuk meningkatkan keefisien di dalam pendidikan.

  4. Berdasarkan uraian di atas sebenarnya bagaimana inti dari konsep dasar psikologis dalam keteramilan berbahasa produktif?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *