Linguistik Terapan: Istilah & Makna

Kata linguistik ( linguistics – inggris ) berasal dari bahasa latin ” lingua” yang berarti bahasa. Dalam bahasa Prancis “ langagelangue ‘’ ; itali ‘’lingua’’ spanyol ‘’ lengua’’ dan inggris ‘’language’’. Akhir ‘’ics’’ dalam  linguistics berfungsi untuk menunjukkan nama sebuah ilmu, yang berarti ilmu tentang bahasa, sebagaimana istilah economecs, physics dan lain lain. Sedangkan kata terapan atau menerapkan, berpadanan dengan to apply, yang artinya memakai atau menggunakan bisa juga dimaknai mengijak, mempergunakan, dan mengerahkan. Makna kata applied sama dengan put to practical use. Dari kata applie lahir gabungan antara kata applied linguistic yang sepadan dengan linguistik terapan (علم اللغة التطبيقي). Namun ada pula ahli linguistik tidak setuju dengan istilah itu, Spolsky lebih setuju dengan istilah educational linguistic (علم اللغة التعليمي). Jadi bisa di simpulkan bahwa linguistik terapan adalah pemanfaatan pengetahuan tentang bahasa yang dihasilkan oleh peneliti bahasa yang dipergunakan untuk meningkatkan keberhasilgunaan tugas-tugas praktis yang bahasa adalah sebagai komponen inti.[1]

Beberapa definisi linguistik terapan, antara lain:

  • Kamus Linguistik (1997), penerapan ilmu linguistik dalam bidang yang berkaitan seperti linguistik pedagogi, leksikografi, psikolinguistik, dan terjemahan.
  • Arbak Othman (1986), menjelaskan bahawa linguistik terapan ialah apabila seorang pengkaji bahasa itu berusaha menggunakan teori linguistik untuk menyatakan sumbangannya terhadap bidang-bidang ilmu yang lain.
  • Nik Hassan Basri Nik Abdul Kadir (2005), ilmu linguistik terapan digunakan untuk mengkaji bidang pengajaran dan pembelajaran bahasa, mengkaji kaedah mengajar bahasa, menguji kemahiran bahasa, membentuk bahan mengajar, mencari satu sistem yang baik untuk mengajar kanak-kanak membaca unsur-unsur linguistik khususnya bidang fonetik, fonemik (fonologi) dan digunakan juga untuk menolong atau mengatasi masalah gagap di kalangan sesetengah penutur khasnya kanak-kanak.
  • Abdullah Hassan (2005), Linguistik terapan merujuk kepada penggunaan penyelidikan linguistik dalam pengajaran bahasa, linguistik terapan memanfaatkan teori, deskripsi, kaedah dan hasil kajian linguistik dalam mengajar bahasa dan menullis buku-buku teks.
  • Geoffrey Finch (2005), the study of language teaching. You will sometimes find that stylistics and comparative linguistics are treated as sub-brunches of applied linguistics)

Linguistik terapan menggunakan metode ilmiah seperti metode induktif dan deduktif dalam meneliti bahasa. Metode induktif digunakan dalam menyusun generalisasi dari hasil penelitian yang diambil dari observasi-observasi yang mendalam. Sedangkan metode deduktif digunakan pada saat seorang linguis ingin menguji validitas atas teori atau hukum yang telah mapan sebelum ia melakukan penelitian.

Secara umum, bidang ilmu bahasa dibedakan atas linguistik murni dan linguistik terapan. Bidang linguistik murni mencakup fonetik, fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Sedangkan bidang linguistik terapan mencakup pengajaran bahasa, penerjemahan, leksikografi, dan lain-lain. Kajian linguistik terapan merupakan pengembangan dari teori-teori kebahasaan sehingga dapat dirangkum secara praktis menjadi sebuah disiplin ilmu bahasa terapan. Secara terminologi علم اللغة التطبيقي mengkaji teori bahasa secara umum, kajian utama ilmu bahasa terapan yang kita pelajari saat ini adalah konteks bahasa yang dipakai oleh seorang guru dan murid dalam lingkup pembelajaran. Adapun secara luas ilmu ini berkembang menjadi beberapa bidang ilmu terapan, seperti psikolinguistik, sosiolinguistik, antropolinguistik, leksikografi dan lain-lain.

Istilah linguistik terapan berawal dari berkembangnya ilmu kebahasaan atau “علم اللغة”  yang telah berkembang di dunia barat pada masa sebelum masehi. Ilmu yang masih umum itu mencakup banyak sub bidang yang dijadikan dalam satu wadah, dari penyebaran ke berbagai Negara mengalami banyak perombakan sehingga muncul cabang-cabang ilmu baru yang juga mengkaji bahasa. Pada masa itu sangat pesat perkembangan bahasa Inggris sehingga timbul kesadaran dari para ilmuwan linguistik untuk membagi ilmu bahasa itu menjadi sub-sub bidang yang masing-masing mencakup kajian yang telah ditentukan. Sub bidang itu meliputi: psikolinguistik, sosiolinguistik, antropolinguistik, leksikografi, terjemahan, pembelajaran bahasa, pembinaan bahasa, perancangan bahasa, dan lain-lain.

Istilah-istilah:

  1. Fonologi adalah bagian tata bahasa atau bidang ilmu bahasa yang menganalisis bunyi bahasa secara umum.
  2. Morfologi yaitu mempelajari unsur-unsur pembentuk kata/ unsur gramatikal bahasa.
  3. Sintaksis yaitu mempelajari struktur frase/ kalimat.
  4. Semantik yaitu menganalisis makna bahasa.
  5. Sosiolinguistik adalah suatu disiplin ilmu bahasa yang dianalisis dari segi sosial kemasyarakatan (pendekatan: ciri ragam dan variasi bahasa)
  6. Psikolinguistik adalah suatu disiplin ilmu bahasa yang dianalisis dari psikologis manusia (pendekatan: karakter manusia).
  7. Leksikografi yaitu Mempelajari bahasa dalam konteks penulisan leksikon dalam bentuk kamus, ensiklopedia, dan thesaurus. Dinamakan juga sebagai ilmu perkamusan. Fokusnya pada cara penyusunan kamus. Contoh, kamus Oxford pada bahasa Inggris dan kamus Munjid pada bahasa Arab.

[1] Ferdinand, Desausure. Pengantar Linguistik Umum. Terjemaha Cours De Linguistique generela oleh rahayu S. Yogyakarta : Gajah Mada university press.

Sumber: Diskusi kelompok 1-C: Mustofa, Salma, M.Syahri Romadhon, Amalia Putri Utami

2 Replies to “Linguistik Terapan: Istilah & Makna”

  1. ustadz, saat diskusi berlangsung ada pertanyaan: apa boleh kita mempelajari linguistic terapan tanpa harus mempelajari/memahami theory linguistic?
    mohon bimbingannya, متشكر أوي…………!

    1. boleh saja, tp biasanya akan dapat banyak kesulitan, utamanya saat mengkaji sisi linguistiknya.. Contoh: Mengajar bahasa Arab tentu akan lebih mudah jk dia mengerti lebih dulu bgmn karakter ashwat, kalimat, jumlah dalm bhs Arab itu sendiri…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *