Menyusun Metode Pembelajaran

A.    Pengertian Metode atau Strategi Pembelajaran

Pengistilahan Desain secara bahasa adalah kerangka bentuk atau lebih tepatnya kami mengartikan rancangan. Secara istilah, Dewi Salma Prawiradilaga mengatakan Desain Pembelajaran adalah “kisi-kisi dari penerapan teori belajar dan pembelajaran untuk memfasilitasi proses belajar seseorang”[1]. Sedangkan pengistilahan dari pada metode itu sendiri Menurut  WJS. Poerwadarminta dalam  Kamus Besar Bahasa Indonesia, (1999:767) Metode adalah “cara yang telah teratur dan terpikir baik-baik untuk mencapai suatu maksud”.[2]

Desain strategi pembelajaran merupakan suatu elemen dari empat unsure utama (yang mutlak harus serasi dan sesuai antara elemen satu dengan yang lain, meskipun wujudnya berbeda) dari sebuah desain pembelajaran, yaitu desain materi (content design), desain kompetensi (competency learning objectives design), desain metode (Instructional strategies design), dan desain evaluasi (evaluation design).

Design strategi pembelajaran sangat strategis, karena ia merupakan cara seorang guru aatau dosen sebagai ujung tombak perubahan melakukan usaha nyata untuk tercapainya kompoetensi. Dengan demikian, keberhasilan proses pembelajaran merupakan jaminan kualitas proses perubahan mahasiswa sebagai out put. Lebih dari itu, keberhasilan perubahan kualitas pembelajaran suatu nusa bangsa tergantung pada kesuksesan kualitas proses pembelajaran guru atau dosen. Arti penting strategi pembelajaran adalah kunci peningkatan jaminan kualitas pembelajaran. Strategi pembelajaran aktif merupakan satu alternative yang memungkinkan untuk melakukan kontekstualisasi guna menciptakan partisipasi aktif siswa atau mahasiswa dalam proses pembelajaran.[3]

B.     Macam – Macam Metode atau Strategi Pembelajaran

Ada beberapa macam metode yang bisa diterapkan dalam proses pembelajaran, antara lain[4]:

  1. Metode proyek, yakni berangkat dari sutu masalah, kemudian dibahas dari beberapa segi, sehingga dapat diselesaikan secara menyeluruh dan bermakna.
  2. Metode eksperimen, yakni siswa melakukan percobaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari.
  3. Metode tugas (resitasi), yaitu guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar, seperti: meneliti, menyusun laporan, tugas di laborat dan sebagainya.
  4. Metode diskusi, yaitu siswa dihadapkan pada suatu masalah, berupa pertanyaan atau pernyataan yang bersifat problematis untuk dibahas dan dipecahkan bersama.
  5. Metode sosiodrama (role playing) yaitu mendramatisikan tingkah laku dalam hubungannya dengan masalah social.
  6. Metode problem solving, yaitu didahului  dengan mencari masalah, mencari data, membahas dan akhirnya menyimpulkan.
  7. Metode demonstrasi, yakni meragakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses, situasi atau benda tertentu yang sedang dipelajari, baik sebenarnya atau tiruan, yang sering disertai denganpenjelasan lisan.
  8. Metode karya wisata, yakni menghadiri obyek tertentu untuk belajar.
  9. Metode Tanya jawab, yakni pengajuan pertanyaan yang harus dijawab  (baik siswa maupun guru).
  10. Metode latihan (drill), yakni memberikan pelatihan-pelatihan untuk bisa memiliki keterampilan/kecakapan secara khusus.
  11. Metode ceramah, yakni  menyajikan materi  dengan menggunakan penjelasan secara lisan pada siswa.

C.    Mendesain Metode atau Strategi Pembelajaran?

Desain strategi pembelajaran mutlak harus sesuai dengan kompetensi yang ingin adicapai dosen dan mahasiswa. Stategi pembelajaran adalah alat atau media, bukan tujuan pembelajaran. Strategi pembelajaran dikatakan tepat jika sesuai dengan kecenderungan kompetensi sebagai totalitas hasil belajar yang akan dikembangkan, yakni apakah lebih bermanfaat kognitif, afektif, atau psikomotorik.[5]

DOMAIN

LEVEL

METODE or STRATEGY

Cognitive

  1. 1.      knowledge

 

 

  1. 2.      comprehemsion

 

 

  1. 3.      application

 

 

 

 

  1. 4.      Analysis

 

 

 

 

  1. 5.      Synthesis

 

 

  1. 6.      Evaluation

 

 

  • lecture, programmed, instruction, drill and practice
  • lecture, modularized instruction, programmed instruction
  • Discussion,  simulation, and games, CAI, modularized instruction, field experience, laboratory
  • Discussion, independent/ group project, simulation, field experience, role playing, laboratory
  • independent/ group project, field experience, role playing, laboratory
  • independent/ group project, field experience, role playing, laboratory

Affective

 

 

 

 

  1. 1.      Receiving

 

 

  1. 2.      Responding

 

 

  1. 3.      Valuing

 

 

 

  1. 4.      Organization

 

 

 

  1. 5.      Characterization
 

  • lecture, Discussion, modularized instruction, field experience
  • Discussion, modularized instruction, role playing, field experience
  • Discussion, independent/ group project, simulation , role playing, field experience
  • Discussion, independent/ group project, simulation , role playing, field experience
  • Discussion, independent/ group project, role playing, field experience.

Psychomotor

 

 

 

  1. 1.      Perception

 

  1. 2.      Set

 

  1. 3.      Guided response

 

 

 

  1. 4.      Mechanism

 

 

  1. 5.      Complex overt Response
  2. 6.      Adaptation

 

  1. 7.      Origination
  • Demonstration (lecture), drill and practice
  • Demonstration (lecture), drill and practice
  • Peer (teaching), games, role playing, field experience, drill and practice
  • games, role playing, field experience, drill and practice
  • games, field experience
  • independent project, games, field experience
  • independent project, games, field experience

 

 

 

 


[3] Dr. Bermawy Munthe, M.A, Desain Pembelajaran, (Yogyakarta: Pustaka Insan Madani, 2012). Hal. 54.

[4] Isa ansori, perencanaan system pembelajaran, (sidoarjo: muhammadiyah university press, 2009). Hal. 62.

[5] Dr. Bermawy Munthe, M.A, Desain Pembelajaran, (Yogyakarta: Pustaka Insan Madani, 2012). Hal. 56.

SUMBER: Diskusi kelas oleh kel 3: Uswatun hasanah, Liziyah Andriani, Wenni Dwi Anggraeni, Siti fatimatyz zahro, &
Baihaqi Afif.

One Reply to “Menyusun Metode Pembelajaran”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *