Pembelajaran Maharoh al-Kalam (Bicara)

Pengertian Maharoh al-Kalam

Maharah al-Kalam adalah kemampuan mengungkapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan pikiran berupa ide, pendapat, keinginan, atau perasaan kepada lawan bicara. Dalam makna yang lebih luas, berbicara merupakan suatu sistem tanda-tanda yang dapat didengar dan dilihat yang memanfaatkan sejumlah otot dan jaringan otot tubuh manusia untuk menyampaikan pikiran dalam rangka memenuhi kebutuhannya.[1]

Secara umum maharah al-kalam bertujuan agar mampu berkomunikasi lisan secara baik dan wajar dengan bahasa yang mereka pelajari. Secara baik dan wajar mengandung arti menyampaikan pesan kepada orang lain dalam cara yang secara sosial dapat diterima.

Langkah-Langkah yang bisa dilakukan Guru dalam Proses pembelajaran Kalam adalah sebagai berikut:

  1. Bagi pembelajar Mubtadi’ (Pemula)
    1. Guru mulai melatih bicara dengan member pertanyaan-pertanyaan yang diharus dijawab oleh siswa
    2. Pada saat bersamaan siswa diminta untuk belajar mengucapkan kata, menyusun kalimat, dan mengungkapkan pikiran
    3. Guru mengurutkan pertanyaan-pertanyaan yang dijawab oleh siswa sehingga berakhir membentuk sebuah tema yang sempurna
    4. Guru bias menyuruh siswa menjawab latihan-latihan syafawiyah, menghafal percakapan atau menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan isi teks yang telah siswa baca
    5. Bagi Pembelajar Mutawassit (lanjutan)
      • Belajar berbicara dengan bermain peran
      • Berdiskusi tentang tema tertentu
      • Bercerita tentang peristiwa yang terjadi pada siswa
      • Bercerita tentang informasi yang telah didengar dari televisi, radio, atau lain-lainnya
    6. Bagi pembelajar Mutaqoddim (Tingkat Atas)
      • Guru memilih tema untuk berlatih kalam
      • Tema yang dipilih hendaknya menarik berhubungan dengan kehidupan siswa
      • Tema harus jelas dan terbatas
      • Mempersilahkan siswa memilih dua tema atau lebih sampai akhirnya siswa bebas memilih tema yang dibicarakan tentang apa yang mereka ketahui [2]

Model-Model Latihan (tadribat) al-Kalam

Ibrahim al-Fauzan, menawarkan beberapa model yang dapat digunakan dalam tadribat al-kalam. Ada sekitar 90 model tadribat al-kalam, sebagaimana termuat dalam bukunya, I’dad mawad ta’lim al-lughah al-arabiyyah. 90 model tadribat itu memiliki karakteristik masing-masing sesuai apa yang ingin dicapai dari ketiga ranah belajar, baik ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Beberapa di antaranya, yaitu:[3]

  • Menjawab pertanyaan

Model ini dapat diaplikasikan seperti berikut :

أجب عن العبارات الأتية !                                                                    

أ‌. الغذاء الجيد, مثل الفيتامينات, مفيد جدا. لماذا؟………

ب‌. والرياضة ايضا هامة جدا, مارأيك؟

ج‌. والراحة الكفاية أيضا هامة جدا, ما رأيك؟

د‌. قيل إن النوم أهم راحة.

 

أمثلة للإجابة :

أ‌. لأن الغذاء هو مصدر الطاقة للعمل

ب‌. لأنها تساعد العضلات على النمو

ج‌. صحيح, ينبغى ان ننال الراحة الكافية

د‌. لذلك قال الحكيم : نم مبكرا لتنهض مبكرا تسعد لك الحياة.

Model tadribat menjawab soal ini ditujukan atau dalam aplikasinya bertujuan untuk melatih kemampuan siswa dalam aspek kognitifnya.

  • Melakukan kegiatan hiwar (bercakap) bersama teman sesuai missal/contoh.

Model ini dapat diaplikasikan seperti berikut :

تبادل الحوار مع زميلك, كما فى المثل.

مثال : ط 1 : اسمى فاطمة, أنا مصرية.

أنا من مصر

ط 2 : أهلا و سهلا

تبادل الحوار مع زميلك, كما فى المثل.

مثال : ط 1 : السلام عليكم

ط 2 : و عليكم السلام

ط 1 : كيف حالك؟

ط 2 : بخير والحمدلله.

ط 1 : ما جنسيتك؟

ط 2 : أنا باكستانى

ط 1 : أهلا وسهلا

Model tadribat melakukan hiwar dengan praktek tanya jawab bersama teman diarahkan untuk melatih kemampuan siswa dalam komunikasi, yang dalam tataran praktisnya tentunya ditujukan untuk melatih kemampuan siswa dalam aspek psikomotorik dan afektif.

  • Tanya jawab bersama teman-teman

Model ini dapat diaplikasikan sebagai berikut :

تبادل السؤال والجواب مع زملائك.

أ – م : اسمى محمد, مااسمك؟ ط 1 : اسمى ………., مااسمك ؟

ط 2 : اسمى ………., مااسمك ؟ ط 3 : اسمى ………., مااسمك ؟

ط 4 : …………………………

ب – أنا من تركيا, من اين انت ؟ ط 1 : انا………….., من اين انت ؟

ط 2 : انا……………, من اين انت ؟ ط 3 : انا……………, من اين انت ؟

ط 4 :………………………….

ج – م : أنا تركي, ماجنسيتك ؟ ط 1 : انا………….., ما جنسيتك ؟

ط 2 : انا………….., ما جنسيتك ؟ ط 3 : انا………….., ما جنسيتك ؟

ط 4 : ………………………..

اجر الحوار مع زملائك واملأ الفراغ بالعبارات المناسبة !

1 – + : ما رياضتك المفضلة ؟ – : …….. و …….., وأنت ؟

2 – + : أنا أفضل ………… – : ولكن……… رياضة الروح

3 – + : طبعا لا. وذلك مثل …….. – : هل الصلاة تنشط الجسم ؟

4 – + : نعم, بل هى ………. – : تذكرت قول الرسول ص م …..

Seperti halnya model tadribat yang kedua. Model tadribat yang ketiga ini, tampaknya juga diarahkan untuk melatih kemampuan siswa dalam komunikasi, yang dalam tataran praktisnya tentunya ditujukan untuk melatih kemampuan siswa dalam aspek psikomotorik dan afektif.

Dari uraian-uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kemahiran berbicara adalah kemahiran mengungkapkan pikiran dan pengalaman melalui bahasa secara lisan. Untuk mencapai tujuan itu diperlukan satu proses yang disebut dengan latihan (tadribat). Tadribat al-kalam dirancang khusus untuk menguasai maharat al-kalam. Di antara model tadribat, yaitu : menjawab pertanyaan, melakukan kegiatan hiwar sesuai contoh, tanya jawab, menghafalkan model dialog, diskusi, dsb.

Masing-masing model yang ditawarkan oleh beberapa pakar pengajaran bahasa Arab tersebut memiliki karakteristik yang berbeda antara satu model tadribat dengan model tadribat lainnya, di mana beberapa model dalam prakteknya diarahkan untuk pencapaian dan atau untuk melatih aspek kognitif siswa sementara beberapa model lainnya dirahkan untuk melatih aspek psikomotorik dan afektif siswa.


[1] Heri Guntur Tarigan, Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa, Bandung: Angkasa, 1994. Hal. 3

[2] Abdul Hamid DKK, 2008. Pembelajaran Bahasa Arab. UIN Malang Press: Malang. Hal. 42-43

[3] Abd. Rahman bin Ibrahim al-Fauzan, I’dad Mawad Ta’lim al-Lughah al-Arabiyah li Ghoiri al-Natiqin biha, (t.t.p., 1428 H) hal. 54

Sumber: Diskusi kelas oleh: Riska Anis M, Imawati, M Syahri R.

2 Replies to “Pembelajaran Maharoh al-Kalam (Bicara)”

  1. Assalamu’alaikum Ustadz… ana punya pertanyaan, apa ustadz punya cara2 tertentu agar seseorang dapat memiliki ketiga maharah tersebut dengan mudah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *